Desa Jabal Kubis, Rabu, 13 Mei 2026 – Pemerintah Desa bekerja sama dengan perangkat desa, dan kader desa, kegiatan Rembuk Stunting sekaligus penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap II. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Jabal Kuibis pada hari Rabu, tanggal 13 Mei 2026 pukul 14.00 WITA Siang, dan dihadiri oleh warga penerima manfaat serta para pemangku kepentingan desa.
Kegiatan ini Mencakup dua agenda penting sekaligus.
Pertama, Rembuk stunting yang membahas tentang pentingnya pencegahan Stunting (Kerdil)
Kedua, penyaluran bantuan sosial berupa
bantuan langsung tunai (BLT ) Tahap II yang diserahkan secara langsung kepada
keluarga penerima manfaat yang terdata. Sebanyak Rp.5.400.000 untuk 6 orang
Penerima dengan jumlah yang diterima masing-masing sebanyak Rp. 900.000 selama
3 bulan.
Acara dipimpin langsung oleh Kepala Desa Jabal Kubis. Turut hadir pula perwakilan dari Kecematan dalam hal ini oleh Sekretaris Camat Kodeoha, Pendamping Profesional Desa, Pendamping Lokal Desa, Babinsa, perwakilan Kapolsek Kodeoha, Ketua BPD beserta Anggota perwakilan dari Puskesmas setempat, ketua Tim Penggerak PKK Desa, perangkat desa, serta para kader Posyandu.
Kegiatan berlangsung di Gedung serba guna Desa Jabal Kubis
Kecamatan Kodeoha. Acara dimulai pukul 14.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 16.00
WITA, berjalan dengan tertib dan lancar.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen
pemerintah desa dalam mencegah Stunting, yang menjadi salah satu prioritas
program pembangunan nasional. Selain itu, penyaluran BLT Tahap II bertujuan
untuk meringankan beban ekonomi keluarga, sekaligus memastikan bahwa bantuan
yang ada dapat dimanfaatkan secara tepat.
Acara diawali dengan sambutan dari Sekretaris Camat
Kodeoha, dilanjutkan pemaparan materi mengenai stunting oleh Kader Pembangunan
Manusia. Dalam sesi ini, warga diedukasi mengenai pentingnya pemeriksaan
kesehatan rutin di Posyandu. Setelah sesi edukasi selesai, dilanjutkan proses
penyaluran BLT secara bertahap dan terjadwal. Petugas memverifikasi data
penerima satu per satu, kemudian menyerahkan bantuan dan meminta tanda tangan
bukti penerimaan agar transparansi tetap terjaga.
Sekretaris Camat dalam sambutannya berharap, sinergi antara bantuan sosial dan edukasi kesehatan ini dapat menekan angka kasus stunting di desa, serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat. "Bantuan ini semoga bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pangan masyarakat kita yang membutuhkan” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran
warga akan pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, dan terbebas dari stunting.
(Harisna Sofiana)
















